KISAH-KISAH DARI PUSAT AIR SUNLIGHT

Mnguswn

“Di mana ada kemiskinan, para wanita lebih menderita dibanding para pria, karena kamilah yang menjaga rumah dan anak-anak kami. Jadi jika para wanita lain memiliki akses ke Pusat Air seperti ini mereka akan memiliki cukup waktu untuk diri mereka sendiri dan keluarga.”

Mnguswn pernah berjalan sejauh 2 km ke sungai dan 2 km lagi untuk pulang setiap hari. Terkadang karena kepadatan lalu lintas, dia pun sering harus mengantri 2-3 jam untuk menampung air sebelum memulai perjalanan pulang.

Menampung air adalah sebuah pekerjaan yang menyita waktu. Karena jumlah air yang dapat dia bawa tidak akan cukup untuk melengkapi semua aktivitas rumah tangga, dia harus kembali lagi ke sungai, untuk mempersiapkan hari berikutnya.

Perjuangan tanpa henti ini akan membuatnya lelah, tanpa waktu untuk menyelesaikan semua pekerjaan rumah tangga dan untuk dirinya sendiri. Hari-harinya hanya berkutat seputar air.

Berkat pusat air tersebut, kini dia hanya membutuhkan waktu 20-30 menit untuk mendapatkan air, sehingga Mnguswn dan wanita lainnya di komunitas itu memiliki waktu lebih. Mnguswn kini menghabiskan waktunya menjalani kehidupan yang dia inginkan.

TOP