Cara Efektif Membersihkan Penggiling Adonan

Bagi Anda yang suka memasak, pasti familiar dengan berbagai alat masak untuk menghasilkan makanan yang enak dan bergizi. Jika Anda juga suka memasak kue kering, pasti tahu alat yang namanya penggiling adonan. Dari sekian banyak peralatan untuk membuat kue, penggiling adonan ini bisa dibilang salah satu alat penting untuk menghasilkan kue yang enak. Penggiling adonan ini merupakan alat yang digunakan untuk meratakan dan memipihkan adonan kue, pizza maupun mi sebelum dicetak.

Dengan penggiling adonan meratakan adonan hingga ketebalan yang diinginkan pun menjadi mudah. Biasanya ada dua jenis penggiling adonan yang ada di pasar, yaitu penggiling adonan yang terbuat dari stainless steel dan kayu. Berikut ini ada cara efektif membersihkan penggiling adonan yang terbuat dari stainless steel yang bisa Anda coba.

      Cuci penggiling adonan Anda dengan sabun cuci piring seperti biasa untuk menghilangkan sisa adonan dan rasa licin pada permukaan penggiling adonan.

      Bilas hingga bersih, lalu keringkan dengan kain atau tissue.

      Setelah itu simpan di laci maupun digantung di rak.

Jika penggiling adonan Anda terbuat dari kayu, cara membersihkannya agak sedikit berbeda dengan penggiling adonan yang terbuat dari stainless steel karena ada hal-hal khusus yang harus dilakukan agar penggiling adonan tidak menjadi lembap, berjamur dan menjadi sarang kuman dan bakteri. Berikut ini ada cara efektif membersihkan penggiling adonan yang terbuat dari kayu agar dapur bersih bebas dari hal-hal yang bisa memicu pertumbuhan bakteri.

      Letakkan penggiling adonan yang kotor di dalam tempat cucian piring.

      Cuci penggiling adonan kayu dengan menggunakan sabun cuci piring anti bakteri seperti Sunlight untuk mebersihkan sisa-sia adonan yang menempel sekaligus membunuh bakteri yang mungkin ada di penggiling adonan kayu Anda.

      Gunakan air hangat untuk membilas penggiling adonan yang sudah dicuci.

      Setelah bersih, keringkan penggiling adonan dengan menggunakan kain atau tissue agar tak menjadi tempat bakteri berkembangbiak.

      Jika sudah kering, olesi permukaan penggiling adonan kayu dengan menggunakan minyak goreng atau minyak sayur. Hal ini berguna untuk menjaga kelembapan penggiling adonan agar tak mudah retak.

      Simpan penggiling adonan kayu Anda di dalam plastik atau wadah kedap udara agar tak terkena debu dan siap dipakai kembali.

Meski sering tidak digunakan, penggiling adonan termasuk salah satu alat dapur yang berguna. Agar penggiling adonan Anda awet, pilihlah penggiling adonan sesuai kebutuhan dan simpan dengan benar. Selain itu perhatikan bahan pembuat penggiling adonan, misalnya stainless steel yang bisa memipihkan adonan dengan lebih cepat dan efektif, namun relatif berat dan bahaya jika sampai jatuh dan terkena kaki dan lantai.

Sedangkan penggiling adonan dari kayu relatif lebih ringan, namun perlu proses pembersihan dan penyimpanan yang tepat agar tidak berjamur apalagi hingga dihinggapi bakteri. Jika Anda tertarik membeli penggiling adonan dari kayu, pastikan pilih yang permukaannya mulus. Jangan membeli penggiling adonan kayu yang terlihat memiliki serabut karena bisa-bisa menempel di adonan dan tidak bisa memipihkan adonan dengan sempurna.

Selain itu, agar makanan yang Anda buat bebas dari bakteri dan kotoran, pastikan untuk membilas penggiling adonan stainless steel Anda dengan air terlebih dahulu sebelum digunakan. Untuk penggiling adonan kayu jangan lupa untuk diberi sedikit minyak goreng agar lebih mudah saat memipihkan adonan. Semoga bermanfaat!

TOP