Tips Dan Cara Membersihkan Pompa Asi Yang Efektif

Tips Dan Cara Membersihkan Pompa Asi Yang Efektif

Untuk tumbuh kembang terbaik bagi bayi, pemberian Air Susu Ibu (ASI) sangatlah dianjurkan. ASI memang merupakan makanan terbaik bagi bayi untuk mendukung pertumbuhannya. Bagi Anda yang harus kembali bekerja setelah melahirkan tentu harus memikirkan bagaimana menjaga asupan ASI bagi si kecil.

Salah satu benda yang akan menjadi sahabat terbaik para ibu baru adalah breast pump atau pompa ASI yang digunakan untuk memerah ASI dan menyimpannya di kulkas sebagai stok makanan si bayi ketika Anda bekerja karena ASI merupakan asupan gizi utama bagi bayi, Anda harus menjaga kondisi breast pump tetap bersih agar aman ketika dipakai untuk menyimpan ASI.  

Apalagi di awal tahun 2017 ini ditemukan kasus ada seorang bayi prematur di Pennsylvania menderita meningitis dan kerusakan jaringan otak akibat infeksi bakteri yang didapat dari ASI Perah (ASIP). Bakteri yang disebut cronobacter sakazakii ini ditemukan di dalam bagian pompa ASI milik ibunya dan di tempat cuci piring di rumahnya. 

Cara Membersihkan Pompa ASI sesuai Anjuran CDC

Cara Membersihkan Pompa ASI Sesuai Anjuran CDC
Apalagi di awal tahun 2017 ini ditemukan kasus ada seorang bayi prematur di Pennsylvania menderita meningitis dan kerusakan jaringan otak akibat infeksi bakteri yang didapat dari ASI Perah (ASIP). Bakteri yang disebut cronobacter sakazakii ini ditemukan di dalam bagian pompa ASI milik ibunya dan di tempat cuci piring di rumahnya. 
  • Cucilah tangan Anda dengan sabun dan air.
  • Gunakan cairan desinfektan untuk membersihkan tombol-tombol yang ada pada pompa ASI, khususnya jika Anda menggunakan pompa ASI sewaan atau pompa ASI bersama yang dipakai oleh banyak orang.
  • Selalu baca dengan seksama instruksi manual dari produsen pompa ASI yang Anda miliki. Hal ini menjadi semacam pedoman bagian mana saja dari pompa ASI yang harus dibersihkan serta bagaimana cara membuka bagian-bagian pompa ASI tersebut agar bisa dibersihkan.
  • Bagian yang dicuci biasanya adalah bagian botol, leher, klep serta corong pompa ASI. Sedangkan bagian yang tidak dicuci adalah bagian selang dan mesinnya.
  • Jika memungkinkan, bilas semua bagian pompa yang kontak langsung dengan ASI. Jangan biarkan ada sisa-sisa ASI sedikit pun pada corong atau membran pompa ASI.
  • Lepaskan bagian-bagian pompa ASI satu per satu.
  • Cuci bagian-bagian pompa ASI tadi dengan air hangat yang sudah diberi sabun pencuci botol bayi. Anda juga bisa menggunakan Sunlight Anti Bakteri sebagai pencuci botol bayi untuk mencuci bagian-bagian pompa ASI yang tidak hanya membersihkan tetapi juga efektif menghilangkan bakteri dan mencegah pertumbuhan bakteri, yang akan senantiasa menjaga pompa ASI bersih dan higienis.
  • Jangan pernah membiarkan bagian-bagian pompa ASI menyentuh tempat cuci piring Anda. Lebih baik gunakan wadah plastik khusus yang hanya digunakan untuk mencuci bagian-bagian pompa ASI dan botolnya.
  • Agar lebih aman lagi, gunakan sikat botol khusus untuk membersihkan pompa ASI. Jangan gunakan spons atau scrub yang Anda gunakan untuk mencuci alat makan Anda di rumah.
  • Setelah dicuci bersih, bilas hingga tidak ada sisa sabun menempel dan keringkan dengan lap bersih atau tisu dapur. Hindari menggunakan lap yang sudah dipakai untuk mengelap benda lainnya untuk menghindari kontaminasi bakteri. Selalu gunakan lap baru atau tisu untuk mengeringkan peralatan makan bayi, termasuk pompa ASI.
  • Jika sudah kering semua, pasang kembali bagian-bagian pompa ASI dan simpan dengan baik sebelum digunakan kembali untuk menyimpan ASI.
  • CDC juga menyarankan agar bagian pompa ASI yang bisa dibersihkan tersebut perlu melewati proses sterilisasi, paling tidak satu kali sehari. Cara mensterilkannya bisa menggunakan dish washer, atau rendam semua bagian tersebut di dalam air mendidih selama dua menit. Bisa juga dengan menggunakan steam sterilizer yang banyak dijual di pasaran.
  • Sebaiknya cara membersihkan pompa ASI ini diaplikasikan lebih sering jika Anda memiliki bayi berusia di bawah tiga bulan, bayi prematur, atau bayi yang memiliki masalah kesehatan tertentu.

Yang terpenting adalah selalu mencuci pompa ASI setiap kali selesai digunakan. Jangan menunda untuk mencuci pompa ASI karena jamur dan bakteri bisa menempel dan mengontaminasi ASI untuk si kecil, karena bayi masih belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik, kontaminasi bakteri tentu harus dihindari untuk menjaga kesehatan si kecil. Anda juga harus menyimpan ASI yang sudah dipompa dengan benar agar tetap segar ketika dikonsumsi si kecil. Memastikan si kecil mendapatkan asupan ASI ekslusif selama 9 bulan dapat meningkatkan ketahanan tubuh baik serta meningkatkan kecerdasannya.

Selain itu masih banyak lagi manfaat ASI yang menjadikannya sebagai super food bagi bayi. Jadi jangan lewatkan kesempatan untuk memberi si kecil makanan terbaik berupa ASI yang segar. Meski Anda harus kembali bekerja, namun breast pump atau pompa ASI bisa membantu Anda memerah ASI terlebih dahulu, menyimpannya dan memberikan ASI ke bayi meski saat Anda tidak di rumah sekalipun. Karena masalah kebersihan pompa ASI sangat penting, yuk, lebih teliti lagi ketika mencuci pompa ASI! Semoga bermanfaat!

Panduan Menyimpan ASI Perah

Panduan Menyimpan ASI Perah
Selain itu masih banyak lagi manfaat ASI yang menjadikannya sebagai super food bagi bayi. Jadi jangan lewatkan kesempatan untuk memberi si kecil makanan terbaik berupa ASI yang segar. Meski Anda harus kembali bekerja, namun breast pump atau pompa ASI bisa membantu Anda memerah ASI terlebih dahulu, menyimpannya dan memberikan ASI ke bayi meski saat Anda tidak di rumah sekalipun. Karena masalah kebersihan pompa ASI sangat penting, yuk, lebih teliti lagi ketika mencuci pompa ASI! Semoga bermanfaat!  

Daya Tahan ASI Perah Segar

  • Di suhu ruangan (27-32°C) tahan 3-4 jam.

  • Di cooler bag (15°C) tahan 24 jam.

Daya Tahan ASIP Yang Disimpan Di Kulkas

  • Di kulkas bagian bawah tahan 3 hari.

  • Di dalam freezer khusus tahan 12 bulan.   

  • Di dalam freezer pada kulkas dua pintu tahan 6 bulan.

  • Di dalam freezer pada kulkas satu pintu tahan 2 minggu.

Untuk mencairkan ASIP beku, Anda dapat menggunakan dua cara. Yang paling ideal adalah dengan menurunkan suhu secara perlahan dengan memindahkan ASIP dari freezer ke kulkas bagian bawah 12 jam sebelum ASIP diberikan ke bayi. Jika butuh cara yang lebih cepat, Anda bisa mencairkannya dengan meletakkan botol penyimpan ASIP di bawah aliran air keran. Lakukan ini sampai ASIP beku mencair. Anda juga harus ingat, jangan pernah membekukan kembali ASI yang sudah dicairkan.   

Sebenarnya ASIP boleh diberikan ke bayi dalam suhu dingin. Jika si kecil lebih suka ASIP yang suhunya hangat, Anda bisa menghangatkan ASIP dengan cara meletakkan botol ASIP di dalam wadah berisi air hangat. Bisa juga gunakan bottle warmer agar tidak ribet. Yang penting, jangan pernah menghangatkan ASI dengan merebusnya di atas kompor atau memasukkannya di dalam microwave karena nutrisi di dalam ASIP bisa rusak.   

Memastikan si kecil mendapatkan asupan ASI ekslusif selama 6 bulan dapat meningkatkan ketahanan tubuh serta meningkatkan kecerdasannya. Selain itu masih banyak lagi manfaat ASI yang menjadikannya sebagai super food bagi bayi. Jadi jangan lewatkan kesempatan untuk memberi si kecil makanan terbaik berupa ASI yang segar.   

Meski Anda harus kembali bekerja, breast pump atau pompa ASI bisa membantu Anda memerah ASI terlebih dahulu, menyimpannya dan memberikan ASI ke bayi meski saat Anda tidak di rumah sekalipun. Karena masalah kebersihan pompa ASI sangat penting, yuk, lebih teliti memperhatikan cara mencuci pompa ASI serta menyimpan ASIP sebelum memberikannya ke si kecil! Semoga bermanfaat!   


TOP