Tips Efektif Membersihkan Pompa ASI

Untuk tumbuh kembang terbaik bagi bayi, pemberian Air Susu Ibu (ASI) sangatlah dianjurkan. ASI memang merupakan makanan terbaik bagi bayi untuk mendukung pertumbuhannya. Bagi Anda yang harus kembali bekerja setelah melahirkan tentu harus memikirkan bagaimana menjaga asupan ASI bagi si kecil.

 

Salah satu benda yang akan menjadi sahabat terbaik para ibu baru adalah breast pump atau pompa ASI yang digunakan untuk memerah ASI dan menyimpannya di kulkas sebagai stok makanan si bayi ketika Anda bekerja karena ASI merupakan asupan gizi utama bagi bayi, Anda harus menjaga kondisi breast pump tetap bersih agar aman ketika dipakai untuk menyimpan ASI.

 

Pompa ASI harus dibersihkan dengan benar agar kualitas ASI yang disimpan di dalamnya tidak berubah dan tetap sehat ketika dikonsumsi si kecil. Lalu bagaimana cara membersihkan pompa ASI yang efektif? Berikut ini tipsnya untuk Anda berdasarkan anjuran FDA (badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat).

      Selalu baca dengan seksama instruksi manual dari produsen pompa ASI yang Anda miliki. Hal ini menjadi semacam pedoman bagian mana saja dari pompa ASI yang harus dibersihkan serta bagaimana cara membuka bagian-bagian pompa ASI tersebut agar bisa dibersihkan.

      Bagian yang dicuci biasanya adalah bagian botol, leher, klep serta corong pompa ASI. Sedangkan bagian yang tidak dicuci adalah bagian selang dan mesinnya.

      Pompa ASI harus segera dibersihkan setelah selesai dipakai untuk mencegah perkembangbiakan bakteri dan jamur yang bisa mengontaminasi ASI.

      Lepaskan bagian-bagian pompa ASI satu per satu.

      Cuci bagian-bagian pompa ASI tadi dengan air hangat yang sudah diberi sabun pencuci botol bayi. Anda juga bisa menggunakan Sunlight Anti Bakteri sebagai pencuci botol bayi untuk mencuci bagian-bagian pompa ASI yang tidak hanya membersihkan tetapi juga efektif menghilangkan bakteri dan mencegah pertumbuhan bakteri.

      Setelah dicuci bersih, bilas hingga tidak ada sisa sabun menempel dan keringkan dengan lap bersih atau tisu dapur. Hindari menggunakan lap yang sudah dipakai untuk mengelap benda lainnya untuk menghindari kontaminasi bakteri. Selalu gunakan lap baru atau tisu untuk mengeringkan peralatan makan bayi, termasuk pompa ASI.

      Jika sudah kering semua, pasang kembali bagian-bagian pompa ASI dan simpan dengan baik sebelum digunakan kembali untuk menyimpan ASI.

 

Yang terpenting adalah selalu mencuci pompa ASI setiap kali selesai digunakan. Jangan menunda untuk mencuci pompa ASI karena jamur dan bakteri bisa menempel dan mengontaminasi ASI untuk si kecil, karena bayi masih belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik, kontaminasi bakteri tentu harus dihindari untuk menjaga kesehatan si kecil. Anda juga harus menyimpan ASI yang sudah dipompa dengan benar agar tetap segar ketika dikonsumsi si kecil. Memastikan si kecil mendapatkan asupan ASI ekslusif selama 9 bulan dapat meningkatkan ketahanan tubuh baik serta meningkatkan kecerdasannya.

 

Selain itu masih banyak lagi manfaat ASI yang menjadikannya sebagai super food bagi bayi. Jadi jangan lewatkan kesempatan untuk memberi si kecil makanan terbaik berupa ASI yang segar. Meski Anda harus kembali bekerja, namun breast pump atau pompa ASI bisa membantu Anda memerah ASI terlebih dahulu, menyimpannya dan memberikan ASI ke bayi meski saat Anda tidak di rumah sekalipun. Karena masalah kebersihan pompa ASI sangat penting, yuk, lebih teliti lagi ketika mencuci pompa ASI! Semoga bermanfaat!

TOP