TIPS MERAWAT GLASSWARE ANTIK

Glassware seperti piring, mangkuk, dan sendok garpu merupakan peralatan yang pasti ditemukan di dalam setiap rumah. Meskipun memiliki resiko mudah pecah namun glassware tetap menjadi pilihan. Selain lebih aman digunakan daripada barang yang berbahan plastik, glassware juga memiliki nilai seni tersendiri.

Tidak hanya kebersihannya, kilau glassware juga perlu dirawat. Perawatan yang tidak tepat dapat menimbulkan lapisan putih sehingga membuat glassware tidak berkilau lagi dan mengurangi keindahannya, terutama pada glassware antik dan mahal seperti gelas kristal. Glassware antik umumnya memiliki bentuk-bentuk yang unik sehingga termasuk dalam alat dapur unik yang membutuhkan perawatan khusus. Berikut adalah hal yang harus diperhatikan dalam merawat alat dapur unik seperti glassware antik.

Hindari mencuci glassware dalam mesin cuci piring. Mencuci dengan tangan jauh lebih aman dibandingkan menggunakan mesin cuci piring yang dapat menyebabkan retak dan penumpukan lapisan putih akibat dorongan selama siklus mencuci.

Sebelum Anda mencuci, alasi wastafel Anda dengan handuk, tikar karet, atau bahan lunak lainnya. Gunakan air panas dan Sunlight Double Power untuk membersihkan glassware Anda. Kombinasi air panas dan Sunlight Double Power efektif menghilangkan bakteri dan minyak. Selain itu, aroma alami jeruk nipisnya pun mampu menghilangkan aroma tidak sedap pada glassware. Gunakan spons untuk membuat busa lembut dan sikat berbulu untuk mencuci di bagian yang tidak mampu dicapai oleh tangan.

Jika glassware Anda memiliki lapisan kotoran yang berwarna putih, Anda dapat membersihkannya dengan pasta gigi yang mengandung bahan pemutih seperti Pepsodent. Lapisi bagian kaca yang terdapat kotoran dengan pasta gigi. Gunakan sikat gigi bekas untuk menggosoknya selama sekitar satu menit. Kemudian, bilas dengan air panas.

Keringkan glassware dengan membiarkannya di udara kering dan meletakkannya dalam posisi terbalik di atas handuk atau kain lap bersih. Bila Anda memilih mengeringkan dengan cara menyeka menggunakan kain atau handuk, pilihlah handuk kertas atau kain bebas serat seperti mikrofiber.

Simpan glassware Anda dalam lemari yang mudah diakses di dapur. Hindari penyimpanan di dalam lemari yang terlalu tinggi untuk mencegah kemungkinan pecah saat mengambilnya. Perhatikan juga posisi saat menyimpan. Glassware yang disimpan dalam posisi terbalik harus benar-benar kering untuk mencegah pertumbuhan bakteri atau jamur di dalamnya. Sedangkan penyimpanan dengan posisi terlentang, memungkinkan debu terakumulasi selama penyimpanan sehingga Anda harus mengelap atau membilasnya sebelum menggunakannya kembali.

Dengan perawatan dan penyimpanan yang tepat, koleksi alat dapur unik Anda seperti glassware antik akan tetap berkilau dan tahan tahan lama. Selamat mencoba.



PRODUK YANG DIGUNAKAN

TOP